Jumat, 03 Februari 2012

Just Tell the Truth

Assalamu'alaikum Wr. Wb.
cao shang hao.

Jujur

Satu kata yang sering kita denger.
Satu kata yang gampang di omongin, tapi sebenernya (menurut gue yee) banyak melibatkan pikiran dan perasaan. Battle between brain and heart. Tapi yang sering bikin masalah tentang suatu tindakan jujur. Soalnya kita gak tau, sebenernya orang mau kita jujur akan kenyataan ato pengen denger yang pengen mereka denger. Confusing.

Butuh kesadaran tingkat tinggi, kebiasaan yang udah mendarah daging, ataupun hati yang seputih salju, ditambah dengan niat yang baik.

J.U.J.U.R

Kayaknya kadang bakalan sakit kalo kita tau akan sebuah kebenaran kenyataan yang sebenarnya. Tapi sadar gak sadar, di dasar hati kita bakalan pengen tahu kenyataan sebenernya.

Contohnya aja, orang (cewek sih kebanyakan) sering nanya temennya, "eh, gue gemuk ya?" ke temennya. Seorang temen yang baik, dan sadar, pasti ngejawab sesuai pertanyaan kalo temennya itu gendut atau terlalu kurus. Tapi kadang2 orang pengen tahu, tapi marah kalo semisalnya dijawab (kalo gak siap nerima kenyataan, bisa-bisa temennya ditampar kiri-kanan pake sepatu) dengan sejujur-jujurnya. Itu yang sering terjadi.

Orang minta pendapat kita, tapi susah nerima jawaban yang jujur. A.k.a nerima kenyataan (heheheh)

J u J u R

Kadang emang pait rasanya kalo denger sebuah perkataan jujur. Tapi ya itu tadi. Butuh se-su-a-tu banget supaya bisa nerima kejujuran atau menciptakan sebuah kejujuran.

Butuh kesadaran tingkat tinggi, kebiasaan yang udah mendarah daging, ataupun hati yang seputih salju, ditambah dengan niat yang baik.

 Emang. Kejujuran kadang pahit.  

But still, honesty is the best virtue.
No matter how painful it is. We recover from it fast.

Wassalam
BYE

Tidak ada komentar:

Posting Komentar